Home » » Budidaya Terong

Budidaya Terong

Ficus benyamina.  Terong (Solanum melongena) adalah tanaman perdu berakar tunggang dan akar samping yang dangkal.  Terong termasuk tanaman sayur yang tumbuh di dataran rendah dan termasuk tanaman semusim.  Terong mengandung vitamin A, Vitamin B1 dan vitamin C.  Terong mengandung zat aktif yang berfungsi untuk kontrasepsi, selain itu juga bisa mencegah diabetes serta dapat meningkatkan gairah kerja.
Beberapa macam terong antara lain:
  1. Terong Kopek, buahnya bulat panjang dan berujung tumpul, berwarna ungu dan hijau keputihan.  Varitasnya antara lain Imperial, Dusky dan Terong Gelatik.
  2. Terong Craigi, buahnya bulat panjang dan berujung runcing, berwarna ungu.  Varitasnya antara lain Melionaire, Black Shine dan Kurunime.
  3. Terong Bogor, buanhnya bulat besar berwarna putih dan hijau keputihan.  Varitasnya antara lain Easter dan Bogor.
  4. Terong Gelatik, buahnya kecil berwarna ungu dan putih keunguan.  Varitasnya antara lain Black Beauty dan Blacvk Belt.
Terong mudah tumbuh di dataran rendah maupun dataran tinggi, memerlukan tanah subu, gembur, tidak tergenang air dan pH tanah 5-6, sebaiknya tanah di campur dengan pupuk kandang 1/2 kg per lubang tanam..  Musim tanam terbaik adalah di musim kemarau.
Terong biasanya ditanam dari bijinya dengan disemai lebih dulu di bedengan, Setelah 10 hari terlihat pertumbuhannya, umur 45 hari dan berdaun sekitar 4 helai sudah dapat dipindahkan ke lahan atau dalam pot atau polybag.  Jarak tanam disesuaikan dengan lahan. Tanaman terong biasanya memiliki lebar tanaman sekitar 50 cm (dari ujung daun kiri ke ujung daun kanan).  Prinsifnya jangan ada daun yang saling tumpang tindih dengan daun tanaman terong di sampingnya., artinya jarak tanamnya adalah 50 cm, kalau penanaman di lahan luas diperlukan ditambah dengan jalur untuk berjalan mengontrol tanaman.
Setelah tanamn berumur 2 minggu diberi Urea, TSP dan KCl dengan perbandingan 1:2:1 sebanyak 12 gram per tanaman.  Pemupukan diulang lagi setelah tanaman berumur 2 bulan.
Pemeliharaan tanaman dilakukan seperti umumnya, penyiraman dilakuakn bila media terlat kering (tergantung musim),  Buang gulma yang tumbuh dan jaga kelembaban agar tidak muncul penyakit tanaman, hindari semaksimal mungkin penggunaan bahan kimia beracun.  Hama yang sering muncul adalah kutu daun, penyakit yang sering muncul adalahcendawan yang menyebabkan busuk buah dan cendawan yang menyebabkan gugur daun.  Panen dilakuan pada umur 4 bulan.

0 komentar:

Post a Comment





Google PageRank Checker