Putsa (Apel India)

Buah PutsaBanjarmasin, 24 Maret 2010.
Beberapa hari yang lalu saya kedatangan teman lama nan jauh, membawakan bibit tanaman lengkeng pingpong dan putsa, semoga oleh-oleh ini bisa memberikan hasil yang memuaskan. Khususnya putsa saya baru mengenalnya, setelah mencari informasi kesana kemari dapat juga sedikit keterangan perkenalannya.

Putsa (Ziziphus zizyphus) disebut apel India, berasal dari India, bentuknya menyerupai buah tomat muda, berwarna kehijauan, daging buahnya yang putih dengan tekstur yang halus, bentuknya lebih kecil dari apel keanyakan, diameter buahnya hanya 5 cm, tak ada lekuan di bagian pangkal tangkai buah seperti apel kebanyakan. Rasa putsa cenderung didominasi rasa manis, tidak seperti apel (Malus domistica) yang rasanya sedikit bercampur masam.

India beriklim tropis seperti juga Indonesia, sehingga tanaman putsa bisa tumbuh di Indonesia bahkan di dataran rendah. Putsa memerlukan intensitas cahaya yang tinggi dan juga harus diimbangi dengan kebutuhan air yang sesuai, media tanam dengan kondisi tidak terlalu kering ataupun basah. Penyiraman dilakukan setiap hari pada musim kemarau.

Media tanam yang baik adalah campuran tanah, sekam, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:2:3, sehingga media tanam menjadi forus dan subur.

Kelebihan putsa dibanding apel ada pada frekuensinya dalam berbuah. Jenis ini rajin berbuah tidak mengenal musim untuk berbuah. Selain itu bisa dibudidayakan dalam pot.

Pemupukan rutin 1 bulan sekali dengan dosis NPK sekitar 1 sendok makan atau 25 gram (untuk tanaman umur setahun setelah okulasi). Tanaman yang lebih besar, dosis ditingkatkan menjadi 2-3 kali lipat. Lebih baik, pemupukan dilakukan sesering mungkin, misal dua minggu sekali dengan dosis setengahnya.

Untuk membungakan, lakukan pemangkasan terlebih dahulu. Seminggu sebelum pemangkasan, tanaman diberi pupuk NPK seimbang, 16:16:16. Atau, dapat juga menggunakan pupuk Urea, TSP, dan KCl.

Bibit Putsa
Sementara Putsa yang saya tanam di pot, setelah 1 minggu penanaman langsung mengeluarkan bunga dan beberapa bulan kemudian menghsalikan buah yang banyak (sekitar 20 biji). Sekarang (24 Nopember 2010) Putsa tersebut mengeluarkan banyak bunga kembali dan beberapa buah sudah sebesar jempol tangan orang dewasa.

PutsaBuah Putsa

3 comments:

  1. tanaman ini paling cepat berbuah dan rasanya seger

    ReplyDelete
  2. om bedanya putsa dan bidara di daunnya apa ya..
    soalnya saya beli putsa tapi batang atasnya sepertinya mati dan takada tunas baru...sedang dari batang bawah banyak tumbuh tunas ..tapi saya curiga itu bukan putsa tapi bidara...

    ReplyDelete